Gorengan Berbahaya, Kenali Ciri-Cirinya!
Gorengan mudah
didapatkan di warung terdekat atau di penjual gorengan yang biasanya
membuka lapak di pinggir jalan. Kenikmatan dan kerenyahan gorengan
ternyata tidak baik bila dikonsumsi terlalu sering dan berlebihan.
Gorengan mengandung kolesterol tinggi dan kandungan tidak baik lainnya.
Bahkan ada penjual gorengan yang menambahkan plastik ke dalam minyak
goreng untuk menggoreng agar gorengan renyah dan tidak mudah basi.
Fakta miris ini tentu membuat kita berpikir dua kali untuk jajan
gorengan lagi. Namun bila Anda ingin menikmati gorengan yang enak dan
sehat, ada beberapa tips untuk mengenali ciri-ciri gorengan yang
mengandung bahan berbahaya dan tidak layak untuk dikonsumsi:
1. Gorengan dengan warna mengkilap
Gorengan dengan warna mengkilap berarti digoreng dengan minyak goreng
yang dicampur dengan plastik. Hindari membeli gorengan dengan warna
kuning keemasan mencolok.
2. Pada gorengan terdapat bercak-bercak putih
Bercak-bercak putih pada gorengan ini berasal dari plastik yang
dilelehkan di dalam minyak goreng. Plastik ini lelehnya tidak sempurna
sehingga menggumpal dan menempel pada kulit gorengan.
3. Gorengan yang renyah tapi sedikit pahit
Anda membeli gorengan sudah berjam-jam yang lalu tapi masih renyah dan
berasa sedikit pahit? Maka gorengan yang Anda beli mengandung kapur yang
dicampurkan pada adonan gorengan. Kapur membuat gorengan awet dan tetap
renyah walau sudah dingin selama berjam-jam.
4. Gorengan dijual dengan harga yang sangat murah
Bila Anda ditawari untuk membeli gorengan dengan harga yang jauh
berbeda dengan yang lainnya maka Anda patut curiga karena bisa saja itu
gorengan yang sudah basi atau mengandung formalin sehingga awet hingga
berhari-hari.
5. Gorengan berbau menyengat
Bila gorengan
berbau menyengat dan memiliki rasa yang aneh maka gorengan itu
mengandung terlalu banyak MSG dan penyedap rasa lainnya. MSG dan
penyedap rasa tidak baik dikonsumsi dalam kuantitas yang banyak jadi
hindari membeli gorengan yang seperti ini.
6. Pembungkus gorengan pakai kertas bekas (koran bekas)
Selain karena kertas bekas tidak terjamin kebersihannya, ternyata
kertas sebagai pembungkus gorengan pun dapat menyebabkan keracunan. Hal
ini disebabkan karena tinta tulisan di kertas mengandung bahan kimia
yang berbahaya bagi kesehatan yaitu timbal.
Timbal dalam tinta
bila terkena panas dari gorengan akan larut ke dalam gorengan yang akan
kita konsumsi. Apabila timbal yang masuk ke dalam tubuh kita
terakumulasi ke dalam jaringan tubuh yaitu pada gigi, tulang dan otak,
pada akhirnya akan menimbulkan efek pada ginjal, hati, darah, syaraf,
alat reproduksi dan endokrin dari sistem kekebalan.
7. Kresek hitam pembungkus gorengan
Kantong plastik kresek hitam adalah hasil dari daur ulang
plastik-plastik bekas. Selain karena tidak higenis (sebab kita tidak
pernah tahu sebelumnya, plastik-plastik bekas itu digunakan untuk
membungkus apa), kantong plastik kresek hitam bila digunakan untuk
mewadahi langsung makanan akan melepaskan bahan-bahan berbahaya ke dalam
makanan, yang akhirnya dapat menimbulkan kanker dan kegagalan ginjal.
Ada banyak cara untuk tetap menikmati gorengan tanpa kekhawatiran. Anda
bisa membuat gorengan sendiri karena bagaimanapun juga gorengan yang
dimasak sendiri akan lebih sehat dan higienis serta tidak mengandung
bahan berbahaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar