Batuk dan pilek
adalah penyakit yang paling umum dialami anak kecil. Jika diberi
antibiotik justru bisa memperparah kondisinya dan anak jadi lebih sering
batuk pilek.
"Balita yang dikasih antibiotik justru akan makin
sering batuk pilek," ujar Prof Iwan Dwiprahasto selaku Guru Besar
Farmakologi Universitas Gajah Mada dalam acara workshop jurnalis
kesehatan di FISIP UI, Depok.
Prof Iwan menuturkan pada umumnya
anak-anak mengalami batuk pilek sebanyak 4-5 kali dalam setahun. Tapi
jika anak diberi antibiotik maka bisa saja dalam setahun anak menjadi 10
kali batuk pilek. Jika diberi antibiotik secara terus menerus suatu
saat bisa saja anak sakit setiap minggunya.
"Setiap orang
diresepkan antibiotik, padahal batuk pilek tidak memerlukan antibiotik,"
ujar Prof Iwan yang menangani bagian Farmakologi dan Terapi/Clinical
Epidemiology and Biostatistics Unit FK-UGM/ RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.
Sebuah studi mendapatkan partisipan yang diberikan antibiotik dan
partisipan yang diberi plasebo (obat kosong) menunjukkan waktu
kesembuhan yang sama. Beberapa studi lain juga menunjukkan penggunaan
antibiotik pada penyakit atau kondisi yang sebenarnya tidak perlu.
"Obat antibiotik juga tidak boleh dicampur di dalam obat puyer dan harus terpisah," ujarnya.
Hal-hal lain yang menjadi masalah dalam obat puyer adalah kebersihan
(apakah menggunakan masker dan sarung tangan saat meracik), dosis yang
umumnya tidak sama tiap bungkus, homogenitas, higroskopis, penyerapan
obat yang berbeda di dalam lambung, keterampilan, interaksi antar obat.
Prof Iwan menuturkan interaksi antar obat bisa berupa saling
menguatkan, kadar obat lain ditekan, pengobatan menjadi tidak efektif,
pengobatan menjadi beracun hingga kegagalan pengobatan.
"Dalam hal ini bukan karena obat itu yang membunuh pasien, tapi caranya yang salah," ungkap Prof Iwan.
Untuk itu bagi para orangtua sebaiknya lebih cermat dalam memberikan
obat pada sang buah hati, dan jika si kecil mengalami batuk pilek
sebaiknya tidak perlu diberikan antibiotik. Ditunggu sampai beberapa
hari, jika sudah lama belum sembuh baru di cek ke dokter lebih lanjut
apa penyebab batuk pileknya. Untuk penanganan lebih lanjut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar